Bandara Era Jokowi

Web Hosting

BERITABERITA.ID – Pada era Jokowi, pemerintah telah melakukan pembangunan bandara-bandara di berbagai daerah. Hingga saat ini, terdapat 7 dari total target 15 Bandara periode 2014-2019. Berikut 7 Bandara yang telah selesai pembangunannya:

Bandara Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau

Bandara Letung terletak di Kepulauan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provisi Kepulauan Riau memiliki ukuran landas pacu 1200×30 M, landas hubung 125×15 M, serta landas parkir untuk 3 pesawat 125×70 M. Bandara yang mendapat penghargaan Bandara Awards 2017 sebagai pengelola jasa bandara terbaik tahun 2017, telah melakukan penerbangan perdana pada tanggal 22 November 2016. Selain untuk meningkatkan perekonomian, bandara ini juga berfungsi sebagai pertahanan negara.

Bandara Namniwel, Kabupaten Buru, Maluku

Bandara Namniwel terletak di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku. Bandara yang sudah beroperasi ini, melayani rute Ambon – Namlea dan Namlea – Ambon mulai tanggal 1 Februari 2018, yang bekerjasama dengan maskapai penerbangan Nasional, Wings Air.

Bandara Miangas, Pulau Miangas

Bandara yang terletak di pulau paling ujung utara Indonesia ini memiliki ukuran landasan 1400×30 M, dengan luas gedung terminal 356 M2. Bandara Miangas mulai dibangun pada tahun 2012, yang kemudian selesai di pertengahan 2016. Bandara ini diresmikan oleh Jokowi pada tanggal 19 Oktober 2016. Namun karena berbagai kendala, penerbangan perdana di Bandara Miangas baru terealisasi pada bulan Maret 2017

Bandara Maleo, Morowali, Sulawesi Tengah

Bandara Maleo berjarak 30km dari pusat kota, atau memakan waktu 1jam perjalanan dari pusat kota. Bandara ini memili landasan pacu 1050×30 M, yang selanjutnya akan di lakukan perpanjangan hingga 1500M pada bulan Maret 2018. Bandara Maleo sudah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang siap digunakan, seperti dua buah x-ray di jalur keberangkatan serta dua counter check-in yang siap melayani penumpang. Peresmian Bandara Maleo oleh Jokowi akan direncanakan beberapa bulan ke depan.

Bandara Maratua, Berau, Kalimantan Timur

Bandara yang berada di salah satu pulau terluar NKRI ini telah selesai pengerjaannya pada awal 2017 dimana pembangunannya dimulai pada tahun 2015.  Bandara Maratua memiliki landas pacu tidak kurang 1200meter. Bandara ini memudahkan akses ke Kepulauan Derawan, objek wisata nomor satu yang ada di Kalimantan Timur yang menyajikan surga bawah air. Hingga saat ini, Bandara Maratua masih menanti peresmian dari Presiden Jokowi di tahun 2018.

Bandara Werur, Tambrauw, Papua Barat.

Bandara Werur merupakan salah satu dari bandar udara di Indonesia yang telah ada sejak Perang Dunia II. Setelah terbengkalai cukup lama, dilakukan pembangunan kembali pada tahun 2015. Bandara yang memiliki ukuran landasan pacu 1.200×23 M, menjadi pintu gerbang utama bagi Kabupaten Tambrauw. Dengan adanya bandara ini, pendistribusian kebutuhan pokok lebih lancar dan akan meningkatkan pemerataan ekonomi di Papua.¬†Pada Februari 2018, Kementrian Perhubungan meresmikan Bandara Werur.

Bandara Koroway Batu, Kab. Boven Digoel, Papua

Bandara Koroway Batu terletak di Kabupaten Boven Digoel, Papu. Awalnya, bandara ini memiliki panjang landasan 800×18 M yang kemudian dikembangkan menjadi 1600x30m dan beroperasi pada tahun 2017. Dengan perpanjangan landasan ini, bandara dapat didarati pesawat besar sejenir ATR. Pengoperasian Bandara Koroway Batu diharapakan dapat meningkatkan sektor ekonomi dan pariwisata di Papua.

 

7 dari 15 Bandara yang telah selesai pembangunannya. Sementara 8 Bandara lainnya akan terus dikerjakan hingga 2019 nanti. Diantaranya adalah Bandara Kertajati, Bandara Tebelian, Bandara Samarinda Baru, Bandara Buntu Kunik, Bandara Kabir/Patar, Bandara Siau, Bandara Muara Teweh, dan Bandara.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Facebook