Sumber Kemacetan, Proyek Jalan Layang Atau Ulah Supir Angkutan Umum?

Web Hosting

BERITABERITA.WEB.ID – Jakarta terus berkonsentrasi mengurai kemacetan dengan menerapkan berbagai strategi dan pembangunan. Saat ini Jakarta menerapkan kebijakan pelarangan kendaraan roda dua melintas di jalan MH Thamrin sampai Medan Merdeka Barat. Disamping itu pembangunan infrastruktur dan jembatan layang terus dikebut.

Proyek pengurai kemacetan, jalan layang Ciledug-Tendean untuk moda transportasi TransJakarta digagas oleh Pemda DKI Jakarta. Pembangunan jalan layang ini, pada sisi lain saat ini memicu kemacetan yang luarbiasa, terutama disekitar pasar Cipulir. Meskipun kemacetan yang terjadi disana, apabila diamati tidak  hanya karena proyek jalan layang semata. Ulah supir angkutan umum yang berhenti sembarangan, menambah runyam kemacetan jalan di sekitar Cipulir.

macet cipulir

Pengerjaan jalan layang Ciledug-Tendean, sudah memasuki tahap pemasangan beton penyambung jalan (box girder). Saat ini box girder telah terpasang di daerah Mampang Prapatan, Kebayoran Lama, Taman Puring, dan Seskoal. Pemasangan box grider jalan layang saat ini mengerjakan paket Santa. Meskipun paket Santa telah rampung sekitar 35 persen, tetapi imbas kemacetannya terlihat di flyover Kebayoran dan Cipulir. Munculnya kemacetan pada paket Santa, karena pemasangan box girder dilakukan pada siang hari.

jaln layang

Tidak bisa dipungkiri juga selain aktivitas pembangunan proyek jalan layang, kemacetan yang terjadi dipicu ulah supir angkutan umum. Angkutan umum, seringkali berhenti sembarangan ketika menaikan dan menurunkan penumpang. Untuk membuat jera supir angkutan umum dan upaya mengurai kemacetan yang terjadi, aparat mengadakan razia pada hari-hari tertentu.

Menyikapi fenomena kemacetan Cipulir dan flyover Kebayoran, pemda DKI Jakarta melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan juga Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI. Masyarakat mengharapkan, proyek jalan layang cepat selesai, kemacetan yang terjadi di Jakarta berkurang dan perilaku masyarakat dijalan umum lebih tertib. (Endang, Feilla, Jihan, Rio, dan Rezki)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Facebook