PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan akibat dampak banjir dan kemacetan lalu lintas di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis sore. Langkah itu diambil untuk memastikan keselamatan penumpang dan mengurangi kemacetan lalu lintas di beberapa titik.
Pada hari itu, Transjakarta mengumumkan bahwa beberapa rute bus koridornya tidak akan beroperasi hingga kembali normal. “Dalam rangka mengantisipasi kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan, beberapa koridor Transjakarta akan dihentikan sementara waktu,” kata seorang perwakilan Transjakarta.
Berikut adalah daftar rute Transjakarta yang terdampak banjir dan kemacetan lalu lintas: Koridor 1 (Halim Permai – Lebak Bulus) akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 6 (Pulogadung – Pulo Mas). Koridor 2 (Cawang – Kampung Melayu) juga akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini juga terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 7 (Pasar Minggu – Duren Jaya).
Koridor 3 (Tendean – Rawamangun) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 8 (Pasar Rebo – Jatinegara). Koridor 4 (Pasar Baru – Pagi) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 9 (Pasar Senen – Tanah Abang).
Koridor 5 (Pulogadung – Cawang) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 10 (Pulo Mas – Cililitan). Koridor 6 (Pulogadung – Pulo Mas) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 11 (Pasar Minggu – Duren Jaya).
Koridor 7 (Pasar Minggu – Duren Jaya) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 12 (Pasar Rebo – Jatinegara). Koridor 8 (Pasar Rebo – Jatinegara) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 13 (Pasar Senen – Tanah Abang).
Koridor 9 (Pasar Senen – Tanah Abang) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 14 (Pulo Mas – Cililitan). Koridor 10 (Pulo Mas – Cililitan) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 15 (Pasar Minggu – Duren Jaya).
Koridor 11 (Pasar Minggu – Duren Jaya) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 16 (Pasar Rebo – Jatinegara). Koridor 12 (Pasar Rebo – Jatinegara) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 17 (Pasar Senen – Tanah Abang).
Koridor 13 (Pasar Senen – Tanah Abang) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 18 (Pulo Mas – Cililitan). Koridor 14 (Pulo Mas – Cililitan) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 19 (Pasar Minggu – Duren Jaya).
Koridor 15 (Pasar Minggu – Duren Jaya) juga akan dihentikan sementara waktu karena jalan yang menghubungkan koridor ini terendam banjir. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 20 (Pasar Rebo – Jatinegara). Koridor 16 (Pasar Rebo – Jatinegara) akan dihentikan karena jalan yang menghubungkan koridor ini terlalu sempit dan tidak dapat menampung arus lalu lintas yang padat. Penumpang koridor ini akan dialihkan ke koridor 21 (Pasar Senen – Tanah Abang).
Transjakarta juga mengumumkan bahwa beberapa halte bus koridornya akan ditutup sementara waktu karena jalan yang menghubungkan halte-halte tersebut terendam banjir. Penumpang yang ingin menggunakan Transjakarta diharapkan untuk memeriksa informasi terbaru sebelum berangkat.
